Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh..
Suku
Sasak di Lombok dikenal memiliki kekayaan khazanah budaya peninggalan masa
lampau. Salah satu bentuk khazanah itu adalah naskah kuno yang bertulis tangan.
Hal ini membuktukan tingkat literasi masyarakat Suku Sasak sudah baik. Naskah
kuno adalah bukti kebesaran peradaban nenek moyang kita yang telah berkemampuan
merekam, memproduksi, menyimpan, serta mengolah informasi melalui aksara setara
dengan peradaban besardunia. Di dalam naskah itu tersimpan informasi tentang
berbagai aspek kehidupan yang pernah ada, seperti aspek ekonomi, sosial,
politik, dll. Kandungan isinya pun beraneka ragam seperti keagamaan, sejarah,
hukum, adat istiadat, mitologi, filsafat, politik, bahasa, sastra, astronomi,
ajaran moral, arsitektur, sistem ekonomi, teknologi, makanan tradisional,
tumbuh-tumbuhan, doa, obat-obatan dan cara pengobatan tradisional dengan segala
aspeknya.
Naskah
kuno merupakan asset intelektual yang sangat berharga. Naskah kuno di Nusantara
banyak yang berisi kajian berbagai ilmu seperti keagamaan, moral, cerita,
sejarah, obat-obatan dengan berbagai macam bahasa dan aksara. Tetapi sayang,
kita masih kurang memberikan apresiasi yang memadai terhadap naskah ini. Naskah
lama itu dibiarkan termakan usia tanpa ada pihak yang mengurus dan melakukan
pelestarian demi terjaga keberlangsungannya untuk kemudian diwariskan kepada
generasi selanjutnya.
Naskah
menjadi salah satu dokumentasi budaya yang memuat nilai-nilai tradisi dan
budaya serta ilmu pengetahuan lama. Di dalamnya terkandung khazanah intelektual
dan jati diri bangsa. Naskah peninggalan masa lampau tersebut tersebar di
hampir di setiap daerah dalam bentuk, jumlah, dan jenisnya yang
bervariasi.Peran dan fungsi dari naskah lama itu masih dapat bertahan hidup
sampai sekarang, bahkan berkembang dalam kehidupan masyarakat masa kini.
Baik! di artikel saya yang kedua ini
saya akan membahas tentang tradisi nyeput
yang ada di suku sasak.
Pukul
04:00 PM Saya beserta teman-teman saya mulai berangkat dari kos untuk mencari naskah
kuno yang ada di kuripan tepatnya di dekat rumah teman sekelas kami. Di
perjalan, saya sedikit mendapatkan musibah di karenakan teman saya yang terlalu
lalai berkendara sambil melihat buah mangga yang sudah matang milik tetangga
tidak melihat polisi tidur yang ada di depannya alhasil teman saya ini
kehilangan kendali karena menabrak polisi tidur tersebut dan saya yang
mengikutinya dari belakang hampir saja menabrak ban belakangnya.
Sudah hampir 30 menit kami terlebih
dahulu kerumah teman kami, kami lebih dulu beristirahat sebentar sambil
silaturahmi ke rumah teman kami Sri adiningsih. Kita berkumpul disana dan di
sajikan es serta cemilan oleh ibunya, Kami pun bersantai sejenak sambil
menikmati cemilan tersebut. Tidak lama kemudian adzan pun berkumandang, kami
lebih dulu pergi untuk melaksanakn sholat ashar di masjid dekat rumah teman
kami, setelah itu barulah kita pergi kerumah pemilik naskah kuno yang tidak jauh
dari rumah teman kami.
Tak lama kemudian kami pun berangkat
menuju rumah bapak pemilik naskah kuno tersebut. Sesampainya di sana kami
menemui perumahan atau tempat kediaman beliau yang begitu sangat sederhana
dengan dua orang anak dan satu istri. Nama beliau adalah Mamiq upi, ya begitulah
sapaan akrab beliau. Orangnya sangat ramah dan sungguh menyenangkan, Beliau ini
orang yang pintar mencairkan suasana percakapan melalui guyon-guyon yang di
campur dengan keseriusannya mengolah penjelasan mengenai asal muasal sejarah
falsafah kehidupan masyarakat sasak. Tak lama kemudian kita pun terkejut, ternyata
bapak tersebut memang sesorang yang sangat mencintai Budaya dan Adat Suku Sasak,
terlihat sebuah kertas besar yang bertuliskan naskah kuno yang ada di dinding
depan rumahnya. Kamipun di persilahkan untuk duduk di lantai rumahnya. Setelah
itu kami menanyakan seperti apa sih tradisi nyeput
ini kepada beliau.
![]() |
| Mamiq Upiq Sedang Membaca Naskah Kuno. |
Beliau
menjelaskan istilah Nyeput merupakan
tradisi masyarakat Lombok atau suku sasak yang di lakukan oleh pemilik naskah
kuno dengan cara membasahi atau mengusap naskah kuno tersebut terlebih dahulu
menggunakan air setelah itu kita diminta membaca surat tertentu yang ada dalam
Al-Qur’an di lanjutkan dengan menentukan niat yang dibawa atau diniatkan untuk
mengambil salah satu dari sekian banyak naskah kuno degan cara menutup mata. Setelah
di ambil, naskah tersebut akan dibacakan oleh pemilik empunya atau pemilik
naskah tersebut untuk diartikan dan dijadikan sebagai ramalan untuk nasib kedepannya
untuk penjeput. Nyeput biasanya dilakukan sebelum waktu fajar tiba, menurut
kepercayaan masyarakat suku sasak, Lombok memang apa yang di ramalkan benar
terjadi, namun semuanya tergantung keyakinan sendiri. Beliau mengatakan naskah
kuno yang dia miliki tersebut sudah ada pada 200 tahun yang lalu. Sangat lama
bukan? naskah tersebut secara turun-temurun di wariskan kepada kepala
keluarganya untuk dijaga dan dilestarikan. Saya dan teman-teman saya-pun maju
satu-persatu untuk melakukan tradisi nyeput
tersebut.
Mungkin
ini yang bisa sampaikan tentang tradisi nyeput, hanya itu yang bisa kami dapat
karena memang matahari sudah mulai terbenam, kita juga tidak enak kepada beliau
apabila kita melanjutkan sampai larut malam dan perjalanan pulang kita kerumah
masing-masing juga sangat jauh. jam menunjukkan pukul 05.50 PM dan kami pun
bergegas untuk pamit bersalaman kepada mamiq upiq dan keluarganya. Sebagai
kenang-kenangan kami-pun berfoto bersama beliau.
Semoga
tulisan ini dapat menginspirasi kita semua dalam memaknai dan mengerti arti
dari pentingnya kebudayaan, tradisi dan adat istiadat yang kita
miliki, menjaga kualitas dan kuantitas kebudayaan yang kita miliki, ini juga
sebenarnya adalah tugas kita sebagai pemuda Suku Sasak, agar masyakat Suku
Sasak mengerti kebudayaan yang dimiliki begitu indah dan
beranekaragam yang harus kita lestarikan bersama, bukan sebaliknya kebudayaan
asing yang di mengerti. Jadi, kita merasa bangga dan tak malu menjadi ‘Orang
Suku Sasak’.
Wassalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh..
![]() |
| Saya dan Mamiq Upiq. |


Mantap bro!
BalasHapusSangat bermanfaat sekali kk, terimkasih informasinya
BalasHapussangat bermanfaat
BalasHapusWaw keren, kembangkan
BalasHapusterima kasih sangat bermanfaat kaka
BalasHapusMantul sekali kak!
BalasHapusSangat bermanfaat, kembangkan👍
BalasHapusLanjutkan #budaya sasa
BalasHapusWah menarik sekali kak
BalasHapusBagus kak
BalasHapusSangat bermanfaat kk.
BalasHapusnice kak
BalasHapusSuka kak jdi pngen bca ulang ini sangat menariknya dan bermanfaat untuk mnambh wawasan
BalasHapusSangat bermanfaat kaka, Alhamdulillah bisa bertambah ilmu saya.
BalasHapus